Jambi, efrisbahri.com (22/11) – Saat ini, seiring dengan perkembangan tekonologi informasi dan pesatnya kemajuan media sosial, maka masyarakat prlu memiliki pemahaman terhadap Kode Etik Jurnalistik Warga. Hal ini penting untuk menghindari masyarakat dari berbagai tindak kesalahan akibat kurangnya pemahaman terhadap jurnalistik. Hal itu disampaikan Efri S. Bahri dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kamis (21/11) saat menjadi instruktur pada Pelatihan Jurnalisme Warga yang digelar MAKIN Group dan Polda Jambi pada tanggal 18-22 November 2013 di Hotel Abadi Suite Jambi.

Menurut Efri, PPWI sebagai organisasi sejak tahun 2008 telah memiliki Kode Etik Jurnalisme Warga, diantaranya: PEWARTA WARGA tidak menyiarkan berita yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan negara maupun kesatuan dan persatuan bangsa, PEWARTA WARGA tidak diperkenankan menyiarkan karya jurnalistik melalui media massa apapun yang bersifat cabul, menyesatkan, bersifat fitnah ataupun memutarbalikkan fakta, PEWARTA WARGA menjaga dan menghormati kehidupan pribadi dengan tidak menyiarkan berita-berita yang dapat merugikan nama baik seseorang atau pihak tertentu.

Dengan adanya pemahaman warga masyarakat terhadap Kode Etik ini, ia berharap masyarakat semakin produktif dalam berkarya. “Kita yakin masyarakat kita saat ini semakin mampu dan kreatif di dalam menggunakan teknologi informasi dan media sosial. Untuk itu, kedepan kita berharap berbagai karya inovatif dan inspiratif terus diproduksi oleh masyarakat untuk kemajuan bangsa. Bahkan kalau industri literasi ini terus berkembang, maka akan memberikan kontribusi yang besar di dalam memajukan peradaban bangsa”, jelas Ketua Yayasan Mitra Peduli Indonesia dan Koordinator Forum Aktif Menulis (FAM) Wilayah Jabodetabek ini.

Sebagai gambaran acara ini diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari 5 orang dari MAKIN Group dan 25 peserta dari Polda Jambi. Para instruktur Pelatihan ini didukung oleh Tim Instruktur dari Dewan Pengurus Pusat PPWI antara lain: Wilson Lelengke, Mung Pujanarko, Imam Suwandi, Danny Ph Siagian, Yosef Ferdiyana, Supadiyanto, Efri S. Bahri, dll.

Sumber: http://mpi.or.id/masyarakat-penting-memahami-kode-etik-jurnalisme-warga/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *