Inilah 50 Penulis yang Karyanya Lolos Seleksi Penerbitan Buku Puisi “Pahlawan di Mataku”
Inilah 50 Penulis yang Karyanya Lolos Seleksi Penerbitan Buku Puisi “Pahlawan di Mataku”
Inilah 50 Penulis yang Karyanya Lolos Seleksi Penerbitan Buku Puisi “Pahlawan di Mataku”

Sahabat FAM, berikut ini nama-nama penulis yang dinyatakan lolos puisi karyanya dan akan diterbitkan dalam antologi puisi bertema “Pahlawan di Mataku”. Bila nama Anda tersurat di dalamnya, FAM mengucapkan selamat.

Banyak naskah yang masuk ke email FAM Indonesia, namun sebagian belum memenuhi persyaratan atau naskah yang dikirim tidak sesuai tema. Beberapa naskah lain masuk di penghujung deadline sehingga kecil kemungkinan diikutkan, namun mendapat kesempatan duduk di kursi cadangan. Bila dari 50 nama dan karyanya di bawah ini ada yang mengundurkan diri, maka FAM otomatis mendudukkan naskah yang dicadangkan tersebut.

Inilah 50 penulis buku puisi bertema “Pahlawan di Mataku” yang dinyatakan lolos tahap seleksi naskah:

1. MAULA AMJAD MUHAMMAD
Pejuang Kami
Pengumpul Hadist
Pahlawan Tak Terkenang

2. ARINNY FHARAHMA
Lambaian Tangan Terakhir
Maha Duka Tak Berujung
Malam Suka dan Duka

3. AYU PUJI SRI LESTARI
Sufi Cinta
Waktu Tak Berujung
Adikku Pahlawanku

4. LINA SAPUTRI
Hari Terakhir
Si Kecil yang Berhati Permata
Dari Pintu Surga

5. DENNI MEILIZON
Seorang Ibu Tua di Yaman, Sapi Tua dan Jalur Gaza
Pahlawan Itu… (1)
Pahlawan Itu… (2)

6. LAURA CRISMADHANI
Serangkai Doa
Demi BUah Hati
Belahan Jiwa

7. MELLY WATY
Surga Itu Kau Ciptakan untukku
Di Antara Deru dan Debu
Satu Asa yang Tertunda

8. ERNI PURWANTI
Ilmu Bukan Permata
Sang Pensyukur Nikmat
Ayah

9. SAYYID FAHMI ALATHAS
Lembar Buram Hidup Savana 1
Lembar Buram Hidup Savana 2
Lembar Buram Hidup Savana 3

10. STEFANUS PELU/STEVE AGUSTA
Kabar di Balik Pusara Eris
Cerita Petani
Aku Mau Bebas

11. UBAIDIL FITHRI
Merdeka Karenamu
Akulah Sang Pemulung
Penopang Dunia

12. HASSAN ASHAARI
Ku Terasing
Terjerat Nafsu
Sendiri

13. BUNDA MULYANI
Kasih Ibu
Rahmat Allah Datang untuk Anakku
Aku Kecil Penjual Kue Keliling

14. REFDINAL MUZAN
Tugu
Sejatinya Pahlawan, padamu Ibu
Penulis Itu

15. MIA MUTIARA (ISMIA)
Nadaku Merdekaku
Tangisan Pusara
Di sunyi Malam

16. QURROTA A’YUNIZZAHROOI
Senyum Setengah Tiang
Pahlawan Keluarga
Terima Kasih Guru

17. NOVITA SUCHI
Dasar Samosir
Pahlawan Gerobak Sampah
Sepasang Mata Senja

18. ACHMAD A. ARIFIN
Menegakkan Kejujuran
Petarung Nasib (Kaum Buruh)
Titik Mula

19. MUHAMMAD NANANG KOSIM
Permainan Nenek Moyang yang Hilang
Indonesia Jaya
Ibu, Engkau Pahlawanku

20. EFRI SYAMSUL BAHRI
Jiwamu Ada di Jiwa Kami
Tree In One, Wajah Miskin Dipertontonkan
Ada Pahlawan Ada Relawan

21. WARNO ADI SUSILO
Untuk Selembar Nyawa
Dua Tikus
Pahlawan dan Warisan yang Dilupakan

22. M. LUTHFI MUNDZIR
Aku Mengunyah Ranting Waktu
Jalan Pulang
Kembalilah, ke Telaga Cinta

23. MARFUATUS ZULVIA WILUJENG
Lihatlah Thoriq bin Ziyad
Salahudin Al-Ayubi
Muhammad Al-Fatih

24. FREDI SETYONO
Keringat Juang Muslim
Mujahid Sejati
Air Mata Pahlawan

25. MOH. GHUFRON CHOLID
Segala adalah Pahlawan
Sebait Puisi Buat Bung Karno II
Dalam Wajahmu yang Nisan

26.MUHAMMAD ABRAR
Muhammad, Teladanku
Pejuang Sejati
Ibu Mertua

27. SALAWATI
Veteran Tua
Perempuan Perkasa
Sang Pengabdi

28. SRI RAHAYUNINGSIH
Tentara Langit
Syair untuk Pahlawan
Bapak

29. RIDHA SRI WAHYUNI
Mata Seribu Kejora
Pahlawan di Dalam Buku
Padamu Guru

30. RESA ABDULLAH
Jaga Wana
Patriot
Figur

31. LIN HANA
Mahabbah Ibunda
Malaikat Kecil
Sekarung Impian

32. ARI MUTIA SARI
Gadis Muda yang Tangguh
Pejuang Cilik
Engkaulah Pahlawan Sejatiku

33. NOER AST
Ironi
Saksi Bisu
Sahabat

34. ARDHYANA PUSPITARIYANTI
Anugerah Tak Ternilai
Sahabatku, Kekasihku, Suamiku, Pahlawan Keluargaku
Sahabatku, Semangatku

35. LENI SUNDARI
Terima Kasih kakek
Buah Hatiku
Ayahku Tersayang

36. SUCI LARASSATI
Sayapmu Penuh Makna Ayahku
Jemari Cilik Bergelar Syahid
Pahlawan Negeri Beribu Imbalan

37. DZIKRI RAHMANDA
Tembang Pribumi
Merdeka
Kenanglah

38. WAHYU PRIHARTINI
Pengelana Malam
Pahlawan Sendang Bening
Wanita dalam Sujud Malam

39. NOORHANI DYANI LAKSMI
Dengan Hati
Terpaku pada Kenyataan
Darahku untukmu

40. BEFALDO ANGGA
Bayang Gelap
Makna Jiwa
Amanat dari Surga

41. RAHMAT SAHRI RAMADANI
Dia, Nenekku
Kini, Aku Tahu
Sang Penolong

42. NURIDA SARI
Juangmu Sejagat Raya
FAM, Pahlawan Dunia Mayaku
Sosok di Pantai Pariaman Adalah Pahlawanku

43. DEDI SAEFUL ANWAR
Nak, Kita Kibarkan Merah Putih, Yuk!
Saat Keramaian Hadir Dalam Sunyi
Dalam Seonggok Kayu Bakar

44. SUFI AZIZATUL HASANAH
Ustad Penuh Makna
Gebrakan Emas Darimu
Tak Seperti Kau

45. ABIDAH NUR SOLIKAH
Kikisan Pahlawan
Di Sini Untuknya
Satu Kata

46. NUH RAFI
TKW
Ada Pelangi di Mata Ibu
Telepon dari Murid

47. MARDHIYAN NOVITA M.Z
Merindukan Pejuang sepertimu, Hatta
Empat Sinar dalam Dua Pasang Mata
Kejora yang Setia Berpijar

48. MELATI P PERTIWI
Mengenangmu (Untuk Guruku Alm. Pak Nandang)
Pahlawan Nurani
Pesan (Prajurit) Sejati

49. FATIH EL MUMTAZ
Laksana Mentari
Memecah Subuh
Pahlawan Devisa

50. EKA DAMAYANTI
Permata Hati
MPR Menit Ini
Wasiat Dhuha

FAM Indonesia mengucapkan selamat kepada 50 penulis di atas. Tahap kedua yang harus Anda lewati, adalah membaca ulang persyaratan penerbitan antologi ini di sini (klik): http://www.famindonesia.com/2012/11/undangan-nulis-puisi-bertema-pahlawan.html

Seluruh penulis yang mengikutkan karyanya dalam antologi ini secara resmi disurati admin FAM lewat email gudangnaskah@yahoo.com. Bagi Anda yang telah menerima kiriman email itu, diharapkan segera merespon balik untuk memastikan keseriusan Anda mengikuti antologi ini. Seandainya ada perubahan pada diri Anda mohon juga segera berkirim email agar peserta di kursi cadangan tidak menunggu lama. Bila email FAM yang dikirim tidak mendapat respon dalam waktu 3 (tiga) hari, maka otomatis FAM menganggap penulis bersangkutan mengundurkan diri dan langsung digantikan penulis cadangan.

Demikian pengumuman ini disampaikan, sekali lagi selamat kepada penulis yang naskahnya lolos seleksi dan berhak diterbitkan dalam buku ini. Bagi yang belum lolos diharap tidak berkecil hati, terus berkarya dan nantikan antologi-antologi lainnya yang diprogramkan FAM Indonesia.

Salam santun, salam karya.

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *