By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept

ITQANNews

Share for Sustainability

  • Home
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Pelatihan
  • Konsultasi
  • Zakat
Reading: 430.024 Warga Miskin Butuh Perhatian
Share
Aa
Aa

ITQANNews

Share for Sustainability

Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
ITQANNews > Blog > Artikel > 430.024 Warga Miskin Butuh Perhatian
Artikel

430.024 Warga Miskin Butuh Perhatian

Last updated: 2023/10/04 at 9:37 AM
ItqanNews 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Padang Ekspres • Rabu, 06/04/2011 10:19 WIB • (zil) •

Padang, Padek—Upaya pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan pemerintah pusat maupun daerah di Sumbar, belum menunjukkan hasil signifikan. Penyebabnya, program tidak sesuai apa yang diinginkan masyarakat.

Misalnya, pembangunan infrastruktur jalan atau kegiatan fisik lainnya, sementara yang dibutuhkan masyarakat penguatan modal untuk usaha. “Bila tetap dikerjakan sesuai keinginan, jelas hal yang mubazir. Ibarat orang sakit gigi, obat yang dikasih malah obat sakit kepala, jadi mana mau sembuh,” ungkap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di hadapan peserta Lokakarya Review Program Penanggulangan Kemiskinan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan, di Padang, Selasa (5/4).

Menurut Irwan, pengentasan kemiskinan bisa dijalankan secara benar, jika program yang dilakukan terfokus pada aspek yang menjadi kebutuhan masyarakat, jangan hanya menurut kemauan pemerintah pusat saja alias top down.

Sesuai data BPS 2010, saat ini sebanyak 430.024 jiwa warga miskin Sumbar, butuh program pengentasan kemiskinan. Untuk itu, tahun ini Pemprov memproiritaskan masalah mengurangi kemiskinan segera ditangani bersama pemkab dan pemko.

“Kemiskinan merupakan persoalan kompleks, untuk itu stakeholders di berbagai lini pemerintahan, diminta untuk satu visi mengatasinya. Jangan hanya memandang persoalan kemiskinan di masyarakat di kulit luarnya saja, tapi harus ditelusuri akar persoalannya. Selanjutnya, lakukan terobosan dengan berpijak pada keinginan masyarakat setempat, bukan berangkat dari keinginan institusi pemerintah,” tegas Irwan.

Penegasan gubenur itu, beda dengan pendapat Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum RI, Guratno Hartono, yang juga hadir dalam lokakarya itu.

Kepada Padang Ekspres di sela-sela lokarya, Guratno menyebutkan, pusat hingga saat ini komit bantu daerah, dalam upaya pengentasan kemiskinan, dan diyakini membawa perubahan bagi peningkatan ekonomi masyarakat miskin di Sumbar.

Bukti konkretnya, pemerintah meluncurkan program Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP). Untuk Sumbar mulai dilakukan pada 2006, lalu berubah nama menjadi PNPM Mandiri perkotaan pada 2008, dan daerah sasarannya meliputi 372 kelurahan, 32 kecamatan dan 11 kabupaten kota. Bahkan kegiatan itu masih berlanjut hingga kini, dengan nama baru PNPM Mandiri Perkotaan.

“Khusus PNPM Mandiri Perkotaan, dari rentang waktu 2008 hingga 2010 kemarin, sudah Rp93,1 miliar dana pengentasan kemiskinan itu dikucurkan untuk Sumbar. Dana itu digulirkan untuk perbaikan ekonomi masyarakat miskin,” terang Guratno.

Pola penggunaan dana itu menggunakan empat tahap, yakni pemberdayaan, kemandirian, keberlanjutan dan exit strategy. Tak cuma itu, untuk keberlanjutan PNPM, pemerintah lalu meluncurkan program PAKET untuk 120 kota kabupaten seluruh Indonesia termasuk Sumbar.

Di Sumbar, daerah yang mendapat program PAKET di antaranya, Kota Padang, Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, Kabupaten Limapuluh Kota dan Pesisir Selatan. Ada juga dikucurkan dana untuk program pengembangan lingkungan permukiman berbasis komunitas (PLPBK) yang meliputi 272 kelurahan di Indonesia. (zil)

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=1175

http://www.irwanprayitno.info/berita/aktual/1302075730-430.024-warga-miskin-butuh-perhatian.htm

ItqanNews October 4, 2023 April 6, 2011
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Email
Share
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Shy0
Surprise0
Wink0
Previous Article Kesalehan Komunitas, Solusi Problematika Sosial
Next Article Perlindungan Negara
Leave a comment Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Foto Gic
GICF Mulai Pusatkan Aksi Kemanusiaan di Nagari Bukik Batabuah.
Filantropi Kemanusiaan Nasional
Industri Ikan Kaleng Kerek Peningkatan Devisa
Industri Ikan Kaleng Kerek Peningkatan Devisa
Ekonomi
Desa Wisata Penglipuran Bali Diakui Dunia
Keelokan dan Kebersihan Desa Wisata Penglipuran Bali Diakui Dunia
Pariwisata
Irigasi Baliase Airi 3.000 Hektare Sawah di Luwu Utara, Sulawesi Selatan
Irigasi Baliase Airi 3.000 Hektare Sawah di Luwu Utara, Sulawesi Selatan
Ekonomi

Most Popular

  • Menulis untuk Selamatkan Anak Bangsa
  • Menelusuri Sejarah Sepeda Listrik
  • New Release Buku berjudul “Pemberdayaan Masyarakat, Konsep dan Aplikasi”
  • Keelokan dan Kebersihan Desa Wisata Penglipuran Bali Diakui Dunia
  • Lima KDEKS Dikukuhkan di Istana Wakil Presiden

Quick Links

  • Blog
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
  • Contact Us

You Might Also Like

Recognize Resource Dimensions

Mengenal Dimensi Sumberdaya

Sumberdaya, Jantung Kesuksesan Entrepreneur

The Measurement of Social Value Impact of Ziswaf Using Social Return on Investment Model at Smart Ekselensia Indonesia

Buku Meretas Jalan Perubahan

© 2023 ItqanPreneurs.com - All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?